PUISI-PUISI BAHASA INDONESIA KARYA ANAK BANGSA
ADIDAYA PUSPA BANGSA
Oh puspa bangsa
Kau begitu indah
Kau begitu menawan
Kau begitu harum semerbak
Bahkan kau satu-satunya yang disebut puspa bangsa
Kau adalah bunga melati
Apa daya jika pesona bangsa telah meredup
Mati lenyapkah
Apa daya jika pesona bangsa tidak memukau
Luluh lantahkah
Dan apa daya jika pesona bangsa tidak harum lagi
Bau Busukkah
Hanya pesona bangsa yang tulus
Hanya pesona bangsa yang ikhlas
Hanya pesona bangsa yang amanah
Yang akan terus bersinar
Bagaimana dengan puspa bangsa yang korupsi
Bagaimana dengan puspa bangsa yang kolusi
Bagimana dengan puspa bangsa yang nepotisme
Dan Bagaimana jika itu benar-benar mendarah-daging
Mati lenyapkah
Luluh lantahkah
Bau Busukkah
Entah hukuman apa yang tepat baginya
Hanya kau bunga melati yang bisa menjadi pesona bangsa Hanya kau bunga melati yang tulus selamanya Dan hanya kau bunga melati yang akan indah pada waktunya.
BATU KARANG EMAS
Berburu berlian yang tak kunjung hilang
Berputar-putar yang tak kunjung lekang
Menunggu nirvana juga tak pernah datang
Kan selalu dikagumi wahai karang
Karang selalu tegas
Karang pun selalu keras
Batu kadang tegas
Batu pun kadang lemas
Batu karang bersatu menjadi sebuah emas
Kau batu yang suci bak nirmala
Dan kau karang yang selalu tegak berjuang
Tak akan ada tinta hitam kelam menghadang
Terus melaju bak sang nirmana dunia
Wahai batu nirmala
Wahai karang yang tak nirmaya
Kalian adalah nirmana sesungguhnya
Kalian wujud sempurna dari dwimatra dan trimatra
Sungguh kilauan yang tak pernah sirna
Bahkan emas pun kadang masih kalah
Karena kalian
Hanya kalian
Dan tanpa kalian kami akan mati sekian
APA YANG TERJADI DALAM NEGERI ?
Wahai sang negeri!
Dimana kau berada?
Entah, mengapa
Tak ku-sangka
Kau jadi begini
Jatidiri, pribadi bangsa
Kenapa hilang begitu saja
Manakah pancasila?
Adakah pancasila???
Inikah sebuah bentuk revolusimu,,,Oh negeri
Putih jadi hitam
Subur jadi gersang
Sejahtera, tapi tak terarah
Sungguh miris negeriku
Wahai sang negeri
Kini kau terkuasa oleh pejabat tinggi
Yang termakan egoisme sendiri
Bagai tikus-tikus yang berdasi.
Mantapp. Sukses selalu untuk literasi-literasi Indonesia πͺπͺ
BalasHapussiap selalu
HapusMantapp
BalasHapusGood
BalasHapusmakasih ya
BalasHapusKeren abiss, terus berkaryaa:)
BalasHapusSaludddd kamu cerdas dekππ
BalasHapusMantappp
BalasHapusokey Thanks
HapusGood. Terus berkarya��
BalasHapusSiap. Doanya saja untuk terus berkarya
HapusJosss
BalasHapusSiipp
BalasHapusmakasih
BalasHapusTerus berkarya
BalasHapusJosss. Berkarya Truss
BalasHapusLanjutkan.. good
BalasHapusπππ
BalasHapusGoodππ
BalasHapusgood
BalasHapusKereen kakππΌ
BalasHapusππππ
BalasHapusππ
BalasHapusNgerih2
BalasHapusNicee
BalasHapusGoodπ
BalasHapus