PESAN BANGSA UNTUK SDM NEGERI
Etika? Moral? Attitude?
Menuju era globalisasi dewasa ini, nampak sudah tidak tenilai bahwa masyarakat indonesia masih menjunjung tinggi hakikat yang terkandung dalam ideologi dan semboyan tersebut. Moral yang diajarkan dari kedua hal tersebut sudah rapuh termakan doktrin pengaruh budaya barat yang masuk ke indonesia dimulai dari masa rekzim orde baru.
Apabila moral tidak lagi diindahkan, maka berbagai kekacauan dan permasalahan bangsa akan senantiasa muncul di masyarakat. Ketika moral telah diabaikan, maka dapat dipastikan yang ada hanya kebobrokan di segala bidang dan sisi kehidupan.
Krisis moral memang sangat berpengaruh dalam perkembangan Indonesia kedepan, tetapi sekarang ini malah terkesan dikesampingkan oleh aparatur pemerintahan. Hal ini akan mengakibatkan bangsa indonesia akan semakin terpuruk dan dipandang rendah oleh bangsa lain. Sehingga adanya moral masyarakat yang semakin remuk dan tak terkendali tersebut salah satunya dapat memunculkan adanya pelanggaran-pelanggaran hukum yang semakin marak di Indonesia ini. Jika dilihat dari kasus-kasus pelanggran hukum yang semakin marak terjadi di Indonesia saat ini. Banyak kasus-kasus pelanggaran hukum tersebut akibat atau dilatar belakangi oleh krisisnya moral bangsa ini.
Artinya secara singkat etika merupakan index nilai atau referensi dari standar atau batasan yang mengatur bagaimana manusia bersosialisasi dengan sesame manusia. Etika adalah aturan yang tidak tertulis yang dimana setiap orang dihrapkan untuk memenuhinya. Tindakan ini contohnya di Indonesia seseorang wajib untuk selalu berpakaian rapih dan layak tidak menampilkan terlalu banyak kulit karena dianggap tabu dan tidak baik.
Selanjutnya adalah moral, moral dalam bahasa singkat dapat dijelaskan sebagai nilai dari tindakan seseorang apakh tindakannya buruk atau baik di masyarakat. Jika seseorang bertindak buruk maka dapat dikatakan moralnya tidak baik.
Sungguh miris apabila ketika negeri ini mengalami kemunduran etika, sopan santun, moral, sikap yang seharusnya menjadi ciri khas negeri ini. Bagaimana nasib negeri ini jika itu benar-benar terjadi? padahal itu adalah kunci utama dari suksesnya anak-anak bangsa.
Lalu apakah yang harus dilakukan negeri ini untuk menghadapi krisis tersebut ? diam begitu saja ? termenung dan seolah-olah tidak tau apa-apa? ataukah menghadapi dengan apa adanya ? ini negeri kita. kita yang harus menjaganya.
Seakan-akan budaya yang menjadi ciri khas negeri ini hilang begitu saja, banyak para ulama-ulama mengatakan pernyataan bahwa negeri ini tidak baik-baik saja. Ya memang keadaan seperti itu adanya. mulai dari rasa hormat pada orang tua yang tak lagi ada, tidak adanya interaksi antar tetangga, hilang sapa menyapa dalam sebaya. apakah seperti itukah ajaran yang tercipta? ini bangsa berbudaya, ini negeri kaya raya, kita punya apa saja. Tapi mengapa kita tak jaya-jaya, Ya etika lah kuncinya, kini semua orang hidup seperti tak punya etika untuk berbangsa dan bernegara.
Maka dari itu seorang pemuda pernah mengatakan pendidikan saat ini bukanlah tentang nilai, bukan lagi tentang angka, tapi tentang moral dan etika, "Nadiem Makarim orangnya". Oleh sebab itu mulai saatnya kita merubah budaya berlalu yang telah tercipta, dan menerapkan pendidikan berkarakter pada setiap siswa. Untuk menciptakan sebuah generasi emas bangsa yang berakhlakul karimah.
Akhlak atau moral yang menimpa anak dan remaja disebabkan oleh kurangnya penghayatan terhadap nilai-nilai agama. karena apabila akidah dan akhlaknya kuat, akan mampu mengendalikan tingkah laku yang hanya merugikan serta bertentangan dengan kehendak dan pandangan masyarakat.
Etika dan moral merupakan panduan universal yang merawat cita-cita kehidupan bernegara untuk mencapai tujuan asasinya, yaitu kehidupan yang berjalan di atas nilai-nilai budaya bangsa. Setiap sikap dan perilaku di ruang publik, harus mencerminkan nilai-nilai itu, agar cita-cita dan keutuhan masyarakat tetap terjaga.
Etika dan moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia dapat digali dari Pancasila yang merupakan dasar negara. Pancasila memancarkan nilai-nilai etika dan moral yang harus ditumbuhkembangkan dan diimplementasikan oleh setiap individu warga negara Indonesia.
Oleh sebab itu mari kita bersama-sama mengembalikan etika yang benar, yaitu Etika Huma Values
yaitu etika yang berlandaskan agama Islam didasarkan pada nilai-nila humanis yang meliputi keadilan, kebebasan, kebenaran, kesetaraan, persaudaraan, kedamaian, kasih sayang, toleransi, dan saling tolong menolong dalam kebenaran dan kesalehan. Maka dengan seperti itu negeri akan kembali pada jati diri aslinya dengan tujuan yang sebenarnya.

Komentar
Posting Komentar
Terimakasih atas semua komentar dan supportnya dalam bentuk saran, kritikan, dan pujian. semoga bisa jadi lebih baik dari sebelumnya. Salam Literasi Menuju Masa Depan Negeri.
#pokoknulis #terusberkarya #waniliterasi